banner 728x90

MADAS Sedarah Gelar Diskusi Kewirausahaan di Gresik, H. Mat Yasin Bagikan Empat Kunci Menjadi Pengusaha Sukses

Organisasi MADAS Sedarah menggelar diskusi kewirausahaan di Gresik dengan menghadirkan pengusaha H. Mat Yasin dan Ketua DPP H. Edy Macan. Forum membahas strategi membangun usaha, kepercayaan, relasi, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Pimred

GRESIK | Bangkit Nusantara News.id – Organisasi Masyarakat Madura Asli (MADAS) Sedarah menggelar diskusi kewirausahaan bertema “Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Peluang Usaha, Menciptakan Wirausaha Baru, serta Membangun Sinergi dan Kemitraan” di lantai dua Rumah Makan Sumatra, Gresik Kota, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi membangun usaha yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, aparat keamanan, dan insan pers dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Acara dihadiri narasumber H. Mat Yasin, pengusaha besi tua sukses asal Kecamatan Balongpanggang, Ketua DPP MADAS Sedarah Jawa Timur H. Edy Macan, S.H., perwakilan TNI dan Polri, anggota MADAS Sedarah, serta sekitar 40 pimpinan media, kepala biro, dan jurnalis di Kabupaten Gresik.

Empat Pilar Kesuksesan Berwirausaha

Dalam pemaparannya, H. Mat Yasin menjelaskan bahwa kesuksesan dalam dunia usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga dibangun melalui karakter, strategi, dan konsistensi.

Ia menguraikan empat prinsip utama yang menjadi fondasi keberhasilannya selama menekuni dunia bisnis.

1. Kepercayaan adalah Modal Utama

Menurutnya, menjaga kepercayaan relasi dan konsumen merupakan investasi paling berharga dalam dunia usaha.

“Kepercayaan adalah tabungan yang terus kita kumpulkan. Tanpa trust, usaha akan sulit berkembang. Reputasi dan amanah menjadi fondasi utama dalam membangun bisnis,” ungkap H. Mat Yasin.

2. Memahami Strategi Permodalan

Ia menegaskan bahwa menjadi pengusaha sukses tidak harus berawal dari kekayaan yang besar. Yang lebih penting adalah kemampuan mengelola modal secara tepat sesuai kondisi pasar.

“Banyak pelaku usaha gagal bukan karena kekurangan modal, tetapi karena kurang mampu membaca situasi pasar dan menentukan waktu yang tepat untuk berinvestasi maupun mempertahankan modal,” jelasnya.

3. Ketekunan dan Keuletan

H. Mat Yasin menilai konsistensi merupakan faktor penting dalam mempertahankan usaha.

“Semangat di awal memang tinggi. Tantangannya adalah ketika rasa lelah dan jenuh datang. Pengusaha yang berhasil adalah mereka yang tetap tekun sehingga usahanya bertumbuh secara stabil, pelan tetapi pasti,” katanya.

4. Membangun Relasi yang Luas

Menurutnya, jaringan usaha yang dibangun atas dasar kepercayaan akan membuka banyak peluang baru.

“Relasi bukan sekadar memiliki banyak kenalan. Jadilah pribadi yang suka membantu, tidak pelit berbagi ilmu, dan menjaga silaturahmi tanpa pamrih. Rezeki sering kali datang melalui orang-orang yang kita percaya dan yang mempercayai kita,” tuturnya.

H. Mat Yasin mengaku dirinya memulai usaha dari kondisi yang serba terbatas. Namun, berkat menjaga kepercayaan, memperluas jaringan, dan bekerja secara konsisten, usahanya terus berkembang hingga menjadi salah satu pelaku usaha yang sukses di bidang perdagangan besi tua.

Ketua DPP MADAS: Amanah Menjadi Kunci Bisnis Berkelanjutan

Ketua DPP MADAS Sedarah Jawa Timur, H. Edy Macan, S.H., turut menekankan bahwa kepercayaan merupakan aset terbesar dalam menjalankan usaha.

Menurutnya, pelaku usaha yang mengedepankan kejujuran dan amanah akan memperoleh loyalitas konsumen tanpa harus melakukan promosi secara berlebihan.

“Pada awal membangun usaha, kita memang mencari konsumen sekaligus menanamkan kepercayaan. Namun ketika kepercayaan itu sudah terbentuk, justru konsumenlah yang akan mencari kita,” ujarnya.

Ia berharap diskusi kewirausahaan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana berbagi pengalaman, memperluas wawasan bisnis, sekaligus mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, media, serta dukungan berbagai pihak, MADAS Sedarah optimistis semangat kewirausahaan dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Gresik. (Swnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *