Inovasi SI-LAJANG Jombang Tembus Top 45 KOVABLIK Jatim 2025, Percepat Transformasi Digital Pelayanan Publik

SURABAYA | BNN.id — Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Inovasi SI-LAJANG (Sistem Informasi Laboratorium Lingkungan Jombang) berhasil masuk Finalis Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 dalam kategori Transformasi Digital Pelayanan Publik.

Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., kepada Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., pada acara penganugerahan KOVABLIK 2025 yang digelar di Ballroom Lantai 3 Fairfield Hotel by Marriott Surabaya, Jumat (12/12/2025) sore.

Inovasi SI-LAJANG digagas oleh UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang sebagai respons atas berbagai persoalan layanan laboratorium lingkungan yang selama ini dihadapi masyarakat dan pelaku usaha.

Sebelum hadirnya SI-LAJANG, pelayanan laboratorium kerap mengalami keterlambatan penyelesaian Laporan Hasil Uji (LHU), dengan sekitar 65 persen kasus melampaui standar operasional prosedur (SOP) 10 hari kerja. Selain itu, pelanggan tidak dapat memantau progres pengujian, data masih dikelola secara manual menggunakan puluhan formulir dengan risiko kesalahan rekap, proses pembayaran memakan waktu lama, serta tidak tersedianya dashboard kinerja secara real-time.

Melalui penerapan SI-LAJANG, seluruh persoalan tersebut berhasil diatasi dengan sistem pelayanan berbasis digital yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik.

“Alhamdulillah, apresiasi ini adalah bukti nyata komitmen Pemkab Jombang dalam melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. SI-LAJANG hadir sebagai solusi cerdas yang memangkas birokrasi, mempercepat layanan, dan menjamin akuntabilitas,” ujar Warsubi.

Ia menegaskan bahwa SI-LAJANG menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif. Dengan sistem informasi tersebut, pelayanan laboratorium lingkungan di Jombang kini lebih mudah diakses, transparan, dan dapat dipantau secara real-time oleh pelanggan.

“Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi-inovasi baru demi kepuasan masyarakat,” tambahnya.

Melalui inovasi SI-LAJANG, Pemerintah Kabupaten Jombang berhasil mewujudkan layanan laboratorium yang mudah diakses, meningkatkan akurasi dan ketertiban proses, menyediakan keterbukaan informasi melalui sistem pelacakan layanan, menciptakan proses pembayaran yang akuntabel, serta memastikan LHU diterbitkan tepat waktu dengan tingkat kepuasan pelanggan yang meningkat.

Penghargaan KOVABLIK 2025 ini menjadi dorongan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk terus mengembangkan inovasi digital sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional dan berkelanjutan. (R Hadi S)

Exit mobile version