banner 728x90

DPRD Tulungagung Soroti LKPJ 2025, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola

admin
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung

Tulungagung | Bangkit Nusantara News.id — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung yang digelar di Graha Wicaksana lantai II Gedung DPRD, Senin (4/5/2026), menjadi momentum penting dalam perjalanan pemerintahan daerah. Agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tulungagung Tahun Anggaran 2025 tak sekadar rutinitas formal, tetapi mencerminkan dinamika demokrasi lokal yang sehat melalui fungsi pengawasan legislatif.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Marsono, didampingi jajaran Wakil Ketua serta dihadiri seluruh anggota dewan bersama unsur Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dalam forum tersebut, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menegaskan bahwa rekomendasi DPRD memiliki peran strategis dalam memperbaiki arah kebijakan dan tata kelola pemerintahan.

“Rekomendasi DPRD bukan hanya catatan administratif, melainkan bagian penting dari mekanisme kontrol yang konstruktif demi peningkatan kualitas pemerintahan ke depan,” tegas Ahmad Baharudin.

Dalam pemaparannya, ia juga mengungkapkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Tulungagung sepanjang tahun 2025. Di antaranya penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Utama, peringkat ke-7 nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, predikat “Kabupaten Sangat Inovatif” dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, hingga keberhasilan RSUD dr. Iskak meraih Golden Trophy Top Digital Award.

Menurutnya, berbagai prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, DPRD, dan dukungan penuh masyarakat Tulungagung.

Namun demikian, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Rekomendasi DPRD harus dijadikan pijakan evaluasi guna memastikan pembangunan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan nilai keadilan sosial.

“Pemerintahan adalah amanah. Evaluasi ini penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga sinergi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Tulungagung yang lebih maju, berkelanjutan, serta berlandaskan nilai-nilai moral dan akhlak.

Rapat paripurna ini menjadi penegasan bahwa prinsip check and balances antara legislatif dan eksekutif tetap berjalan, sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Muallimin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *