Tulungagung | Bangkit Nusantara News.id – Dugaan kasus penipuan yang menyeret nama Plt Bupati Tulungagung mencuat ke ruang publik setelah seorang warga Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, melayangkan pengaduan resmi kepada Polres Tulungagung, Kamis (25/6/2026).
Pelapor, Husnil Labib Alfarobi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan terkait proyek pembangunan SPPG MBG yang dijanjikan akan dikelola di lokasi yang telah ditentukan.
Dalam pengaduannya, Husnil menyebut dirinya telah menyerahkan uang muka sebesar Rp50 juta sebagai bagian dari kesepakatan proyek. Ia mengklaim pembangunan telah selesai 100 persen, namun hingga delapan bulan berlalu, janji terkait proyek tersebut tidak pernah direalisasikan.
Akibat peristiwa tersebut, Husnil mengaku mengalami kerugian material mencapai Rp900 juta. Selain kerugian finansial, ia juga menyebut lahan perikanan miliknya mengalami kerusakan karena digunakan untuk pembangunan proyek tersebut.
“Janji yang diucapkan hanyalah fatamorgana. Ketika ditagih, sang Plt. Bupati menghindar, melempar tanggung jawab kepada timnya, dan meninggalkan rakyat dalam kerugian,” tulis Husnil dalam surat pengaduannya.
Melalui kuasa hukumnya, KH. Thoha Maksum, S.H., M.Pd, Husnil meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tindak pidana penipuan yang disebut dilakukan secara sistematis.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bukan satu-satunya pihak yang mengaku dirugikan.
“Ada tujuh korban termasuk saya. Nomor WhatsApp saya juga telah diblokir oleh Plt Bupati Tulungagung,” ujar Husnil.
Dalam surat pengaduannya, pelapor meminta Polres Tulungagung untuk:
- Menyelidiki dugaan tindak pidana penipuan yang diduga melibatkan Plt Bupati Tulungagung beserta timnya.
- Memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat yang mengaku menjadi korban.
Hingga berita ini diterbitkan, Plt Bupati Tulungagung belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan akan memberikan ruang pemberitaan yang berimbang sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik. (Mlmn)
