GRESIK | Bangkit Nusantara News.id – Benjeng mengawali pekan kerja dengan semangat integritas dan kedisiplinan melalui apel pagi rutin yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Benjeng, Senin (11/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai kecamatan serta jajaran lintas sektor mulai dari petugas PLKB, sektor pertanian, Pendamping Desa hingga Pendamping PKH.
Apel pagi berlangsung khidmat dengan petugas apel berasal dari kolaborasi Pendamping PKH dan Pendamping Desa. Bertindak sebagai Komandan Apel yakni Suparto, S.E., sedangkan Pembina Apel diamanahkan kepada Sudarmanto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Benjeng Nurul Fuad beserta seluruh jajaran kasi dan pegawai di lingkungan kecamatan.
Dalam amanatnya, Sudarmanto menegaskan bahwa apel pagi di awal pekan bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bagian penting dalam membangun karakter disiplin aparatur pemerintah sebelum menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Apel pagi rutin menjadi bentuk latihan kedisiplinan agar seluruh pegawai hadir tepat waktu, mematuhi aturan, dan bekerja sesuai prinsip ASN,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya rasa kebersamaan, dedikasi, dan kemauan kuat sebagai pondasi utama bagi ASN maupun tenaga pendamping dalam menjalankan tugas secara cermat dan profesional. Evaluasi kinerja pun disebut menjadi bagian penting demi perbaikan pelayanan yang berkelanjutan.

Pesan Filosofis ASN Benjeng
Dalam arahannya, Sudarmanto menyampaikan pesan filosofis berbahasa Jawa yang sarat makna sebagai pedoman etika kerja bagi seluruh pegawai:
“Kudhu weruh, ojo mingkuh sak kehing pakewuh, tatag tutug, lan ojo mentas sakdurunge tuntas.”
Pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap aparatur harus memahami tugas yang dikerjakan, tidak lari dari tanggung jawab, berani menghadapi kendala, serta menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas dengan penuh tanggung jawab.
Melalui apel pagi ini, Pemerintah Kecamatan Benjeng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat disiplin kerja, integritas, serta kualitas pelayanan publik demi mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. (Wandi)














