banner 728x90

Gus Ipul Cek Kesiapan Muktamar NU ke-35 di Tambakberas

H-17 Muktamar NU, Panitia Pastikan Akomodasi Muktamirin Siap dan Mohon Maaf Potensi Kepadatan Lalu Lintas di Jombang

Pimred
Gus Ipul sedang mencoba kasur untuk Muktamirin di Tambak Beras Jombang

JOMBANG, Bangkit Nusantara News.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, turun langsung mengecek kesiapan akomodasi peserta Muktamar di Tower 5 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Jombang, Senin (10/8/2026).

Pengecekan dilakukan bersama Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq. Keduanya memastikan kesiapan kamar yang akan digunakan para muktamirin sekaligus melihat langsung fasilitas yang telah disiapkan panitia.

Tidak sekadar melakukan inspeksi, Gus Ipul dan Gus Rozaq ikut turun tangan menata ruang. Mereka terlihat merapikan kasur yang berjajar di ruang-ruang kelas, memasang cover kasur, serta menyiapkan sarung bantal untuk peserta Muktamar.

Usai pengecekan, Gus Ipul memimpin apel panitia yang bertugas memberikan pelayanan kepada para muktamirin di Tower 5 UNWAHA. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama panitia lokal untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

H-17, Panitia Optimistis Muktamar Siap

Dalam arahannya, Gus Ipul menegaskan bahwa Muktamar ke-35 NU memiliki makna historis karena digelar di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah para pendiri NU.

“Kita kembali ke pangkuan muassis. Karena itu, mari kerahkan seluruh kemampuan kita. Kita berharap dari Muktamar ini mendapatkan keberkahan,” kata Gus Ipul.

Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang mampu mempersiapkan pelaksanaan Muktamar dalam waktu relatif singkat.

Menurut Gus Ipul, lokasi pelaksanaan Muktamar baru ditetapkan sekitar 50 hari sebelum agenda lima tahunan NU tersebut berlangsung.

“Sekarang tinggal 17 hari lagi. Tetapi karena kerja sama dan kerja keras seluruh panitia, hari ini kita optimistis, insyaallah kita sangat siap,” ujarnya.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Gus Ipul juga menyampaikan bahwa PBNU akan mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk membuka Muktamar pada 27 Agustus 2026.

“Insyaallah Presiden datang untuk membuka Muktamar pada tanggal 27 Agustus,” katanya.

PBNU Mohon Maaf Jika Terjadi Kemacetan

Di tengah persiapan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jombang, terutama warga yang tinggal di sekitar kawasan pesantren dan sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Muktamar.

Meningkatnya mobilitas peserta dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah diperkirakan berdampak terhadap arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

“PBNU memohon maaf jika nanti selama penyelenggaraan Muktamar ada pengalihan lalu lintas atau mungkin menimbulkan kemacetan. Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pesantren,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, gelombang kedatangan ke Jombang diperkirakan tidak hanya berasal dari peserta resmi Muktamar. Warga Nahdliyin dari berbagai daerah juga diprediksi hadir untuk ikut menyemarakkan forum tertinggi lima tahunan NU tersebut.

Karena itu, PBNU menyampaikan apresiasi kepada kepolisian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, serta masyarakat sekitar pesantren yang turut mendukung persiapan Muktamar.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengajak seluruh panitia menjadikan kesempatan menjadi tuan rumah Muktamar sebagai momentum berkhidmat kepada para ulama dan muktamirin.

“Seratus tahun lagi belum tentu Muktamar kembali ke Tambakberas. Maka dari itu, mari kita serius melayani para ulama. Niatnya ditata, niat yang ikhlas,” kata Gus Rozaq.

Menurutnya, Tambakberas akan menjadi salah satu pusat perhatian warga Nahdliyin dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri selama pelaksanaan Muktamar.

“Seluruh dunia akan memandang Tambakberas. Karena itu, mari kita tunjukkan pelayanan terbaik kita kepada para kiai, ulama, dan seluruh muktamirin,” ujarnya.

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang diharapkan tidak hanya menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah, khidmah dan kebersamaan warga Nahdliyin.

Di tengah persiapan yang memasuki fase akhir, semangat panitia bukan hanya soal menyiapkan tempat tidur, ruang sidang dan fasilitas peserta. Lebih dari itu, Tambakberas sedang menyiapkan diri menjadi rumah besar bagi para Nahdliyin yang akan datang dari berbagai penjuru. (Pim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *