JOMBANG, BangkitNusantaraNews.id – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi memberangkatkan ratusan jemaah haji Kloter 60 dan 61 dalam suasana khidmat dan religius di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (6/5/2026) sore.
Gema talbiyah, adzan, dan iqomah mengiringi prosesi sakral tersebut. Sebanyak 12 armada bus disiapkan untuk mengangkut para jemaah yang mulai memasuki area pendopo sejak pukul 15.30 WIB dengan pengawalan ketat petugas gabungan.
Bupati Jombang, H. Warsubi, S.H., M.Si., secara langsung memimpin prosesi pemberangkatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga ujian fisik dan mental yang membutuhkan kesiapan total.
“Ini bukan perjalanan biasa. Jaga kesehatan, atur pola makan, istirahat cukup, dan gunakan tenaga secara bijak. Jangan sampai ibadah terganggu karena lalai menjaga kondisi tubuh,” tegas Warsubi.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk meluruskan niat dan meninggalkan urusan duniawi demi fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan. Disiplin terhadap arahan petugas, menurutnya, menjadi kunci kelancaran selama berada di Tanah Suci.
Tak hanya itu, Bupati Warsubi secara terbuka menitipkan doa kepada para jemaah untuk Kabupaten Jombang agar tetap aman, damai, dan masyarakatnya semakin sejahtera.
“Dengan ridho Allah SWT, saya nyatakan jemaah haji Kloter 60 dan 61 resmi diberangkatkan. Pulanglah nanti dengan predikat haji mabrur dan mabrurah,” tandasnya.
Tepat pukul 17.20 WIB, rombongan bus mulai bergerak meninggalkan Pendopo menuju Asrama Haji Sukolilo sebelum bertolak ke Arab Saudi.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam pelepasan ini, di antaranya Wakil Bupati Gus Salmanudin, Ketua DPRD Hadi Atmaji, Kapolres AKBP Ardi Kurniawan, Kepala Kejaksaan Negeri Dyah Ambarwati, unsur TNI, tokoh ulama, hingga jajaran OPD.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang, H. Ilham Rohim, mengungkapkan total jemaah haji asal Jombang tahun 2026 mencapai 1.263 orang.
Pemberangkatan belum selesai. Pada Kamis (7/5/2026), Kloter 62 dan 63 dijadwalkan menyusul, masing-masing dengan 9 armada bus.
Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya: pelayanan maksimal, pengawalan ketat, dan memastikan seluruh jemaah berangkat dengan aman serta kembali dengan selamat. (Nor)
