TAKALAR | Bangkit Nusantara News.id – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menggelar silaturahmi bersama para pemimpin redaksi, wartawan, dan insan pers yang beroperasi di Kabupaten Takalar, Senin (1/6/2026). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan serta promosi potensi daerah.
Dalam sambutannya, Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas peran strategis pers sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, memberikan edukasi publik, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pembangunan.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Takalar tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan media yang independen, kritis, serta konstruktif.
“Saya mengajak seluruh rekan-rekan media untuk bersama-sama mempromosikan potensi besar yang dimiliki Takalar, khususnya sektor pariwisata. Kita memiliki tujuh destinasi unggulan mulai dari pantai, air terjun hingga kekayaan budaya yang layak dikenal masyarakat luas maupun wisatawan dari luar daerah,” ujar Daeng Manye.
Ia menyebut sejumlah destinasi wisata unggulan yang menjadi kebanggaan Kabupaten Takalar, di antaranya Pantai Topejawa, Pulau Sanrobengi, Air Terjun Timurung, serta beberapa kawasan wisata lainnya yang memiliki daya tarik besar untuk dikembangkan.
Bupati menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa. Melalui pemberitaan yang positif dan informatif, media dinilai mampu membangun citra daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Media memiliki kekuatan besar untuk memperkenalkan potensi daerah. Dampaknya tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, jasa transportasi, kuliner, hingga pengrajin lokal,” tambahnya.
Selain promosi wisata, Daeng Manye juga meminta insan pers turut berperan aktif mengawal setiap program pembangunan yang sedang maupun akan dilaksanakan di Kabupaten Takalar.
“Kami meminta rekan-rekan media ikut mengawasi pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penyerapan anggaran. Kritik yang membangun sangat kami butuhkan agar seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar untuk terus membuka akses informasi secara luas kepada publik. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam menjalankan roda pemerintahan, termasuk menjamin kebebasan pers serta keamanan dan kenyamanan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Sementara itu, para insan pers yang hadir menyambut positif kegiatan silaturahmi tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk terus menjaga profesionalisme, menghadirkan pemberitaan yang berimbang, serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, para wartawan juga menyatakan dukungan untuk turut mempromosikan berbagai potensi wisata dan kekayaan daerah Takalar, sekaligus mengawal program-program pembangunan agar berjalan sesuai harapan masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi terbuka dan tukar pikiran. Dalam kesempatan tersebut, para jurnalis menyampaikan berbagai masukan terkait peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur jalan, serta optimalisasi pengelolaan potensi daerah guna mempercepat kemajuan Kabupaten Takalar. (RS)
