banner 728x90

Setahun Memimpin Jombang, Warsubi–Salmanudin Teguhkan Komitmen Perubahan

admin
Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jombang

JOMBANG | BangkitNusantaraNews.id – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Jombang, Bupati Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., menggelar doa bersama dan tasyakuran di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (20/2/2026) sore.

Momentum yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H itu menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen perubahan demi menghadirkan pemerintahan yang lebih progresif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Acara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, Sekdakab Jombang, kepala OPD, serta organisasi perempuan daerah. Istighotsah dipimpin KH. Cholil Dahlan, sementara tausiyah disampaikan KH. Nur Hadi (Mbah Bolong).

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinan bukan sekadar hitungan waktu, melainkan proses perjuangan yang sarat tanggung jawab.

“Ini adalah wujud syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang,” ujarnya.

Setahun berjalan, duet kepemimpinan Warsubi–Salmanudin mencatat sejumlah capaian strategis. Di antaranya, Jombang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kali berturut-turut—sebuah bukti konsistensi tata kelola keuangan yang akuntabel.

Pada sektor pembangunan daerah, Jombang menempati posisi Terbaik Ketiga dalam Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat Jawa Timur.

Di bidang kesehatan, capaian intervensi spesifik stunting mengantarkan Jombang meraih penghargaan Terbaik Regional 1 tingkat kabupaten/kota se-Indonesia tahun 2025 dari Menteri Kesehatan RI.

Sementara itu, pelayanan publik Jombang mencatatkan lompatan signifikan dengan meraih predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB dan menempati peringkat ke-3 nasional dari 415 kabupaten.

Tak hanya penghargaan, indikator makro ekonomi daerah juga menunjukkan arah positif. Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 3,75 persen pada 2024 menjadi 3,28 persen di tahun 2025.

Bupati Warsubi menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lahir dari kerja individu, melainkan kolaborasi seluruh elemen daerah. Stabilitas sosial, sinergi Forkopimda, dukungan DPRD, serta soliditas perangkat daerah menjadi pondasi utama keberlanjutan pembangunan.

Ia menegaskan visi besar “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua” bukan sekadar slogan, melainkan arah perjuangan yang harus diwujudkan dengan kerja nyata.

“Capaian ini harus menjadi energi untuk terus bergerak. Kita tidak boleh berhenti pada prestasi, tetapi harus melahirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan buka puasa bersama, menjadi simbol syukur sekaligus komitmen melanjutkan ikhtiar membangun Jombang yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Nor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *