JAKARTA | Bangkit Nusantara News.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui rapat gabungan Harian Syuriyah dan Harian Tanfidziyah PBNU setelah mempertimbangkan hasil survei serta kesiapan sejumlah calon lokasi penyelenggara. Penetapan ini sekaligus mengakhiri proses seleksi yang dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan aspek historis, kapasitas, hingga kesiapan infrastruktur.
Pemilihan Pesantren Tambakberas dinilai memiliki makna strategis. Selain memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Nahdlatul Ulama, pesantren ini juga merupakan salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Indonesia yang telah melahirkan banyak ulama, akademisi, serta tokoh bangsa.
Muktamar merupakan forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Agenda ini tidak hanya membahas arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi momentum merumuskan berbagai rekomendasi terhadap persoalan kebangsaan, keumatan, pendidikan, ekonomi, hingga tantangan global yang dihadapi masyarakat Indonesia.
Diperkirakan ribuan peserta dari seluruh Indonesia maupun perwakilan luar negeri akan menghadiri forum tersebut. Kehadiran peserta dalam jumlah besar diperkirakan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat Jombang, mulai dari pelaku UMKM, transportasi, perhotelan, hingga sektor jasa lainnya.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas juga memperkuat posisi Jombang sebagai salah satu pusat peradaban pesantren di Indonesia. Kabupaten yang dikenal sebagai “Kota Santri” ini selama puluhan tahun menjadi rumah bagi sejumlah pesantren besar yang berkontribusi terhadap perkembangan pendidikan Islam nasional.
Dengan ditetapkannya lokasi penyelenggaraan, panitia nasional bersama pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan akan mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis guna memastikan pelaksanaan Muktamar berjalan aman, tertib, dan sukses.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diharapkan menjadi forum strategis yang mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi penguatan organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan geopolitik global.














